<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bandara Soekarno Hatta Archives - Medianesia.id</title>
	<atom:link href="https://medianesia.id/tag/bandara-soekarno-hatta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Berita Terbaru Hari Ini Kepri dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Sep 2025 16:12:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://medianesia.id/wp-content/uploads/2025/06/cropped-cropped-Logo-medianesia-kecill-1-32x32.png</url>
	<title>Bandara Soekarno Hatta Archives - Medianesia.id</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mulai 1 September, Penumpang Internasional Wajib Isi Deklarasi Kedatangan Lewat Aplikasi All Indonesia</title>
		<link>https://medianesia.id/mulai-1-september-penumpang-internasional-wajib-isi-deklarasi-kedatangan-lewat-aplikasi-all-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 02:27:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[bandara juanda]]></category>
		<category><![CDATA[bandara ngurah rai]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Soekarno Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Imigrasi]]></category>
		<category><![CDATA[kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Pelabuhan Internasional Batam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=73485</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Batam &#8211; Mulai Senin, 1 September 2025, penumpang internasional yang tiba di Indonesia lewat&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/mulai-1-september-penumpang-internasional-wajib-isi-deklarasi-kedatangan-lewat-aplikasi-all-indonesia/">Mulai 1 September, Penumpang Internasional Wajib Isi Deklarasi Kedatangan Lewat Aplikasi All Indonesia</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Medianesia.id, Batam</strong> &#8211; Mulai Senin, 1 September 2025, penumpang internasional yang tiba di Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Juanda (Surabaya), Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali), serta <a href="https://medianesia.id/tag/pelabuhan-internasional-batam/"><strong>Pelabuhan Internasional Batam</strong></a> wajib mengisi deklarasi kedatangan melalui aplikasi All Indonesia.</p>
<p>Tak hanya di empat pintu masuk tersebut, uji coba aplikasi ini juga diperluas ke seluruh bandara, pelabuhan internasional, dan pos perbatasan di Indonesia untuk semua maskapai.</p>
<p>Lewat aplikasi All Indonesia, penumpang bisa mengisi formulir kedatangan terkait imigrasi, bea cukai, kesehatan, hingga karantina dalam satu sistem digital.</p>
<p>Formulir ini bisa diisi sejak tiga hari sebelum keberangkatan dari negara asal atau saat mendarat di Indonesia. Prosesnya gratis alias tanpa biaya.</p>
<p>Plt. Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman, menjelaskan bahwa aplikasi ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang lebih ramah dan efisien.</p>
<p>“All Indonesia membuat proses kedatangan jadi lebih singkat, aman, dan ramah bagi semua penumpang, termasuk lansia, difabel, maupun anak-anak. Kami ingin setiap orang yang datang ke Indonesia, baik wisatawan mancanegara maupun warga negara sendiri, mendapat pengalaman terbaik sejak pertama tiba,” ujarnya.</p>
<p>Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, menyambut baik integrasi ini.</p>
<p>Menurutnya, sistem deklarasi terpadu akan memudahkan pergerakan orang dan mempercepat arus barang.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya All Indonesia, penumpang internasional tak perlu lagi mengisi electronic customs declaration (e-CD), karena proses kepabeanan sudah otomatis terintegrasi dalam aplikasi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kementerian Kesehatan juga memanfaatkan aplikasi ini untuk mendeteksi risiko penyakit menular sejak dini di pintu masuk negara.</p>
<p>Hal ini menjadi bagian dari sistem kewaspadaan dini nasional untuk melindungi kesehatan masyarakat.</p>
<p>Selain itu, aplikasi ini juga wajib diisi bagi penumpang yang membawa hewan, ikan, tumbuhan, atau produk turunannya. Tujuannya adalah untuk mencegah masuknya hama dan penyakit, sekaligus menjaga ketahanan pangan serta melindungi ekonomi nasional.</p>
<p>Formulir deklarasi penumpang bisa diakses melalui situs allindonesia.imigrasi.go.id<br />
atau dengan mengunduh aplikasi di Google Play Store dan App Store.</p>
<p>“Kami mengimbau seluruh penumpang internasional, baik WNI maupun WNA, untuk melaporkan kedatangannya melalui aplikasi All Indonesiaini. Bukan hanya soal kemudahan, tapi juga soal keamanan dan kesehatan bersama,” pungkas Yuldi.(*)</p>
<p>Editor: Brp</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/mulai-1-september-penumpang-internasional-wajib-isi-deklarasi-kedatangan-lewat-aplikasi-all-indonesia/">Mulai 1 September, Penumpang Internasional Wajib Isi Deklarasi Kedatangan Lewat Aplikasi All Indonesia</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemen Imipas Copot 30 Pejabat Imigrasi Soetta akibat Kasus Pungli WN Cina</title>
		<link>https://medianesia.id/kemen-imipas-copot-30-pejabat-imigrasi-soetta-akibat-kasus-pungli-wn-cina/</link>
					<comments>https://medianesia.id/kemen-imipas-copot-30-pejabat-imigrasi-soetta-akibat-kasus-pungli-wn-cina/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 01:37:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[30 Pejabat Imigrasi Dicopot]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Soekarno Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemen Imipas]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli WN Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=67265</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) mencopot sekitar 30 pejabat imigrasi di&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kemen-imipas-copot-30-pejabat-imigrasi-soetta-akibat-kasus-pungli-wn-cina/">Kemen Imipas Copot 30 Pejabat Imigrasi Soetta akibat Kasus Pungli WN Cina</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Medianesia.id"><strong>Medianesia.id, Jakarta</strong></a> – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) mencopot sekitar 30 pejabat imigrasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) setelah terungkapnya praktik pungutan liar (pungli) terhadap warga negara (WN) Cina.</p>
<p>Menteri Imipas, Agus Andrianto, menjelaskan tindakan ini diambil setelah pihaknya menerima laporan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Cina terkait 44 kasus pungli yang dialami warganya saat melewati pemeriksaan imigrasi di Bandara Soetta.</p>
<p>&#8220;Setelah kami terima semua datanya, langsung kami tarik semua petugas yang namanya tercantum dalam laporan tersebut dari penugasan di Soetta. Kami ganti,&#8221; ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 2 Februari 2025.</p>
<p>Menurutnya, 30 pejabat imigrasi tersebut saat ini sedang diperiksa oleh internal Kemen Imipas untuk menentukan sanksi yang akan diberikan.</p>
<p>Sebelumnya, beredar surat resmi dari Kedubes Cina di Indonesia tertanggal 21 Januari 2025, yang ditujukan kepada Kementerian Luar Negeri RI.</p>
<p>Dalam surat tersebut, Kedubes China melaporkan bahwa mereka telah menangani 44 kasus pemerasan terhadap WN Cina di Bandara Soekarno-Hatta, dengan total uang sekitar Rp32.750.000 yang kemudian dikembalikan kepada lebih dari 60 WN Cina.</p>
<p>&#8220;Ini hanyalah sebagian kecil dari banyaknya kasus pemerasan, karena masih banyak WN Cina yang tidak mengajukan pengaduan akibat jadwal yang padat atau takut akan tindakan balasan saat masuk ke negara tujuan,&#8221; tulis Kedubes Cina dalam suratnya.</p>
<p>Untuk mencegah kejadian serupa, Kedubes Cina meminta agar pihak berwenang memasang papan peringatan bertuliskan &#8220;Dilarang memberi tip&#8221; dan &#8220;Silakan lapor jika terjadi pemerasan&#8221; dalam bahasa Indonesia, Mandarin, dan Inggris di area pemeriksaan imigrasi Bandara Soetta.</p>
<p>Selain itu, Kedubes Cina juga berharap agar agen perjalanan di Cina diberikan peringatan tegas untuk tidak menyarankan wisatawan Cina memberikan uang kepada petugas imigrasi Indonesia dalam bentuk suap atau &#8220;uang pelicin&#8221;. (*)</p>
<p>Editor: Brp</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kemen-imipas-copot-30-pejabat-imigrasi-soetta-akibat-kasus-pungli-wn-cina/">Kemen Imipas Copot 30 Pejabat Imigrasi Soetta akibat Kasus Pungli WN Cina</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/kemen-imipas-copot-30-pejabat-imigrasi-soetta-akibat-kasus-pungli-wn-cina/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
