SPAM Batam Tagihkan Air Sesuai dengan Pembacaan Aktual Meter Air Pelanggan

Ilustrasi. Air Bersih (Foto/Istimewa)
Ilustrasi. Air Bersih (Foto/Istimewa)

Medianesia.id, Batam – Tingginya tagihan air pelanggan pasca-pengelolaan air bersih di masa transisi yang dikelola PT Moya Indonesia, mendapatkan respon dari manajemen.

Melalui keterangan resminya, Astriena Veracia, Corporate Communication Moya Indonesia mengatakan bahwa sejak beroperasinya SPAM Batam di bawah koordinasi Badan Pengusahaan (BP) Batam pada 15 November 2020 lalu dan hingga 16 sampai dengan 24 November 2020, telah melakukan pembacaan pencatatan meter air dari rumah pelanggan secara langsung.

Adapun aktual data pencatatan meter air periode sebelum tanggal 15 November 2020, didapat resmi dari BP Batam.

“Kami memastikan bahwa pencatatan yang dilakukan oleh SPAM Batam pada pembacaan perdana, seperti disampaikan di atas, dilengkapi dengan bukti foto angka stand meter yang aktual dari properti pelanggan,” jelasnya.

Baca Juga  Ini yang Harus Kamu Perhatikan di Momen Liburan Nasional 2021

Dasar Hukum yang menjadi dasar/landasan SPAM Batam dalam pembacaan meter air pelanggan secara langsung adalah Peraturan Kepala BP Batam Nomor 24 Tahun 2020.

Berdasarkan ketentuan di atas, tegasnya, maka data stand pada meter merupakan alat bukti yang dijadikan dasar penagihan ke pelanggan.

“Kami informasikan juga bahwa pada bulan Desember 2020, SPAM Batam melakukan pencatatan meter secara penuh untuk seluruh pelanggan, dan menemukan total jumlah sebanyak 0,1 persen dari total pelanggan dengan tagihan yang ekstrim tinggi,” terangnya.

Dengan detail permasalahan yang dapat dikategorikan, tambahnya lagi, yakni pelanggan baru yang pada saat serah terima (yaitu tanggal 15 November 2020) belum dilakukan pencatatan secara penuh sehingga pada saat aktual pencatatan yang dilakukan oleh SPAM Batam terjadi lonjakan tagihan yang hal ini merupakan tagihan bulan-bulan sebelumnya;

Baca Juga  Tersangka Korupsi di lantik, Kajari: Doakan Secepatnya Dilakukan Penahanan

Dan berdasarkan validasi lapangan didapatkan kebocoran pada Instalasi Dalam properti pelanggan, dan hal ini sudah dijelaskan ke pelanggan terkait.

Dan bagi pelanggan yang pada Desember terjadi kenaikan tagihan rekening airnya, setelah dibaca riil di lapangan di bulan Januari 2021, terdapat perbedaan di mana sebagian pelanggan tagihan bulan Januari lebih kecil dari tagihan bulan Desember 2020.

“Tetapi pada sebagian pelanggan yang lain ditemukan bahwa hasil pembacaan meter bulan Januari 2021 meskipun stand meternya lebih kecil dari tagihan Desember 2020, namun masih lebih besar dari tagihan pada bulan-bulan sebelum tagihan Desember 2020,” jelasnya.

Atas kondisi tersebut, maka tagihan untuk bulan Desember 2020 yang akan dibayarkan pada rekening bulan Januari 2021, SPAM Batam telah menagihkan dengan dasar pembacaan sesuai dengan stand meter aktual, dengan melampirkan foto stand meter riil di properti pelanggan sebagai tagihan pencatatan terakhirnya.

Baca Juga  Menteri Keuangan Sri Mulyani: Akan Naikkan Dana Otonomi Kusus Provinsi Papua

Hal ini juga sudah dikomunikasikan SPAM Batam dengan BP Batam sebagai informasi dasar penagihan pembacaan bulan desember 2020 yang akan dibayarkan oleh pelanggan pada periode bayar tanggal 1 s.d. 20 Januari 2021.

“Bagi pelanggan yang mendapatkan tagihan tinggi, dimohon untuk datang ke Kantor Pelayanan Pelanggan terdekat untuk dapat segera mendapatkan penjelasan secara detail atau menghubungi Call Center 24 jam 150155,” jelasnya. (Iman)