Selama Pandemi Covid-19, Masyarakat Sudah Manfaatkan 1,8 Juta Transaksi Elektronik

Medianesia.id, Batam – Selama Pandemi Covid-19, Bank Indonesia perwakilan Provinsi Kepri mencatat telah terjadi 1,8 juta transaksi elektronik yang telah dilakukan masyarakat.

Dan hingga kini, aktivitas transaksi digital kian menguat bahkan telah menjadi trend di masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Perwakilan Kantor BI Kepri di Batam, Musni Hardi K Atmaja disela-sela Forum Ekonomi Kepri (FEKRI) Vol. 1 dengan tema ‘Sinergi Memperkuat Pemulihan Ekonomi Kepri’ yang digelar secara daring pada Selasa (23/3/2021) pagi.

“Trend transaksi digital ini juga terus meningkat didukung dengan bertambahnya jumlah Merchant QRIS di Provinsi Kepri,” jelasnya.

Dari 1,8 juta transaksi tersebut, diketahui nilainya mencapai Rp1,790 miliar.

“Jadi jumlah transaksinya kian meningkat. Dan hal ini juga diimbangi dengan bermunculannya Merchant QRIS yang sebelumnya hanya 20 ribuan (2019) kini menjadi 57.132 merchant (hingga 5 Maret 2021,red),” tegasnya.

Baca Juga  KB Bukopin Gunakan Teknologi yang Dikembangkan KB Kookmin

Begitu juga dengan transaksi kliring, dimana jumlahnya mangalami peningkatan dan menunjukkan trend yang membaik.

“Kita juga berharap transaksi elektronik ini bisa semakin meningkat dalam perekonomian di Kepri,” jelasnya. (Iman Suryanto)