Medianesia.id, Tanjungpinang – Ratusan warga Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, melaksanakan Salat Istisqa di Lapangan Pamedan, Jumat, 13 Februari 2026.
Salat tersebut digelar untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah ibu kota provinsi itu.
Jemaah yang hadir terdiri dari tokoh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), hingga warga sekitar.
Salat Istisqa dilakukan secara berjemaah di ruang terbuka dengan harapan hujan segera turun dan mengakhiri musim kemarau panjang.
Baca juga: Waduk Gesek Nyaris Kering, 6 Ribu Pelanggan PDAM Tanjungpinang Dialihkan ke Sungai Pulai
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, mengatakan salat tersebut merupakan ikhtiar bersama pemerintah dan masyarakat menghadapi krisis air bersih.
“Kita lakukan Salat Istisqa karena beberapa bulan ini hujan tidak turun dan menyebabkan kekeringan serta krisis air bersih,” ujarnya.
Ia mengakui kekhawatiran masyarakat semakin meningkat apabila musim kemarau terus berkepanjangan. Pemerintah Kota Tanjungpinang pun berinisiatif menggelar doa bersama tersebut.
Baca juga: Disdik Kepri Atur Belajar Ramadan 1447 H, Siswa SMA/SMK/SLB Diimbau Tadarus
“Kita berharap hujan segera turun dan membasahi Tanjungpinang,” tambahnya.
Raja Ariza juga menyebut kehadiran ASN dalam pelaksanaan Salat Istisqa belum maksimal, meski sebelumnya telah diimbau untuk ikut serta.
“Mungkin mereka melaksanakan salat di masjid masing-masing, namun sudah kita imbau untuk hadir,” katanya.
Baca juga: Pedagang Daging Tanjungpinang Ancam Naikkan Harga Daging Jadi Rp170 Ribu/Kg Jelang Lebaran
Saat ini, pasokan air bersih warga Tanjungpinang masih bergantung pada Waduk Sungai Pulai dan Waduk Gesek. Namun, kedua waduk tersebut dilaporkan terus mengalami penyusutan akibat minimnya curah hujan.
Kondisi itu membuat sejumlah wilayah mulai terdampak kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjungpinang juga telah menyalurkan bantuan air bersih ke rumah-rumah warga yang mengalami kesulitan air.
“Makanya kita khawatir dan melakukan Salat Istisqa ini. Dari BPBD juga masih menyuplai air ke warga yang terdampak,” pungkasnya.(Mhd)
Editor: Brp





