oleh

Rokok Ilegal Rugikan Negara Puluhan Triliun, Aprindo Desak Ada Tindakan Tegas

Medianesia.id, Batam – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) kembali menyoroti maraknya fenomena rokok ilegal yang merajalela di pasaran.

Menurut mereka, penjualan rokok gelap ini tidak hanya merugikan negara karena tidak membayar cukai, tetapi juga mengikis keuntungan ritel legal.

Ketua Umum Aprindo, Roy Mandey, menjelaskan bahwa industri rokok legal telah memberikan kontribusi besar bagi negara melalui pembayaran cukai yang mencapai 68-70% dari nilai cukai.

Dana cukai ini kemudian digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan petani tembakau.

Namun, keberadaan rokok tanpa cukai ini mengancam keberlangsungan industri rokok legal dan ritel yang menjualnya.

Roy mengungkapkan bahwa kontribusi industri tembakau terhadap ekonomi Indonesia cukup besar, dengan 10% dari total transaksi ritel senilai Rp 700 triliun berasal dari penjualan rokok.