Medianesia.id, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri mematangkan persiapan hari puncak Kepri Ramadan Fair (Kurma) 2026. Event itu ditargetkan mampu mendorong perputaran ekonomi dan mengangkat pelaku UMKM di Tanjungpinang.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan instansi yang terlibat, untuk mematangkan puncak kegiatan Kurma pada 2-8 Maret mendatang.
Selain itu, kata dia puncak Kurma 2026 bakal dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri dan Kepala BPS RI.
Baca juga: Disnakertrans Kepri Temukan 31 TKA Ilegal di KEK Galang Batang, Dipulangkan ke Negara Asal
“Semoga semua bisa hadir pada penutupan acara Kurma ini,” kata Ansar, Jumat, 20 Februari 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan Kurma 2026 berfokus pada pelayanan publik, bazar Ramadan, perlombaan yang berkolaborasi dengan perbankan. Bahkan, produk halal di Kepri juga akan ditampilkan dalam kegiatan itu.
“Nanti produk-produk halal yang kita punya akan kita tampilkan di kegiatan tersebut,” tambahnya.
Baca juga: Disdik Kepri Perketat Pengawasan Guru Usai Dugaan Pelecehan di SMKN 1 Batam
Sementara itu, Pj sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Luki Zaiman Prawira, mengatakan selain menampilkan bazar, produk UMKM dan pelayanan publik lain, Kurma 2026 akan dimeriahkan dengan berbagai lomba.
“Lomba-lomba itu seperti lomba sholawat, dai cilik, terus marawis dan ada juga lomba berbalas pantun,” pungkasnya.(Mhd)
Editor: Brp





