Pulau Bintan Defisit Air 500 Liter Perdetik

Medianesia.id, Tanjungpinang-Direktur Perumda Tirta Kepri, Abdul Kholik Pazdawani mengatakan, Pulau Bintan (Tanjungpinang dan Bintan) mengalami defisit 500 liter perdetik.

“Sampai saat ini, Tanjungpinang dan Bintan mengalami defisit 500 liter perdetik,” ujar Abdul Kholik Pazdawani, Minggu (21/4/2024) di Tanjungpinang.

Menurutnya, harapan jangka pendek untuk mengatasi kebutuhan air bersih di Tanjungpinang adalah dengan interkoneksi Waduk Kawal dengan Waduk Gesek. Namun belum ada kepastian kapan ini terlaksana. 

“Saat ini, kita masih menerapkan manajemen distribusi air bersih secara bergilir. Karena kapasitas yang tersedia belum bisa menutupi kebutuhan secara keseluruhan,” jelasnya. 

Sementara itu, Legislator DPRD Kepri, Rudy Chua mengatakan, berdasarkan analisasi neraca air baku oleh BWS Sumatera IV, pada 2016 lalu defisit air di Pulau Bintan adalah 211 liter perdetik. 

Apabila tidak ada embung atau waduk yang segera difungsikan atau dibangun, maka defisit air baku di Pulau Bintan mencapai pada angka bisa terus meningkat.

”Saat ini daftar tunggu atau waiting list di PDAM Tirta Kepri sudah tembus diangka 20 ribu. Tentu ini adalah persoalan serius,” ujar Rudy Chua.(*) 

Editor : Ags