Provinsi Kepri Tunggu Keputusan Menkeu, Terkait Kebijakan Bebas Visa

Medianesia.id, Tanjungpinang-Provinsi Kepri tengah berharap kebijakan insentif regulasi Visa on Arrival (VoA) atau visa kunjungan singkat ke Provinsi Kepri. 

“Kunci keberhasilan untuk menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri, satu diantaranya adalah dengan penerapan insentif regulasi VoA atau Short Term Visa,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Senin (29/4/2024)

Dijelaskan Gubernur, regulasi terkait VoA itu sendiri telah ditetapkan melalui Permenhumkam Nomor 22 Tahun 2023 Tentang Visa dan Izin Tinggal. 

Namun sampai saat ini belum bisa terlaksana karena pengaturan mengenai tarif dan jenis PNBP atas VoA dengan izin tinggal paling lama 7 (tujuh) hari belum tersedia.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas dorongan Bapak Menparekraf yang telah menyurati Menteri Hukum dan HAM pada tanggal 10 Januari 2024,” paparnya. 

Masih kata Gubernur, dengan belum diterapkannya kebijakan tersebut, dapat menghambat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri.

“Orang (wisman) banyak mencari pilihan ke negara lain. Karena ngapain mereka harus bayar visa sampai 1 bulan, sementara mereka berkunjung hanya 2 – 3 hari,” sebutnya.