oleh

PPATK: Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan Didominasi Judi Online

Medianesia.id, Batam – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan bahwa laporan transaksi keuangan mencurigakan didominasi oleh aktivitas judi online, melebihi jumlah laporan terkait kasus korupsi.

Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK, M Natsir Kongah, menjelaskan bahwa jumlah laporan transaksi keuangan mencurigakan meningkat sepanjang tahun.

Pada tahun 2024 saja, sudah tercatat sebanyak 14.475 transaksi mencurigakan, lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2022, ada 11.222 laporan transaksi keuangan mencurigakan, dan pada 2023 jumlahnya melonjak menjadi 24.850,” ungkap Natsir dalam diskusi daring bertema ‘Mati Melarat Karena Judi’, Sabtu (15/6/2024).

Natsir mencatat bahwa pada 2023, PPATK menemukan jumlah transaksi judi online mencapai Rp 300 triliun.

Sementara itu, untuk kuartal pertama tahun 2024 saja, jumlah transaksi judi online sudah mencapai Rp 600 triliun.

Menurut catatan PPATK, judi online menjadi penyumbang terbesar laporan transaksi keuangan mencurigakan, dengan persentase 32,1% dari total laporan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *