Polisi Ungkap Praktik Prostitusi Online Di Apartemen Green Pramuka

Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/ Motortion/CNN))
Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/ Motortion/CNN)

Medianesia.id, Jakarta – Polisi menangkap 47 orang dalam praktik dugaan prostitusi online di Green Pramuka. Dalam penangkapan sebanyak 12 orang merupakan anak di bawah umur.

Polres Metro Jakarta Pusat mengusut praktik dugaan prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat. Polisi menangkap puluhan orang untuk mendalami perkara ini.

Pengungkapan kasus terjadi pada Sabtu (9/1) lalu sekitar pukul 21.00 WIB di Tower Bougenville dan Tower Crisant Apartemen Green Pramuka.

“Mengamankan 47 orang yang terdiri dari 24 orang laki-laki dan 23 orang perempuan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Jakpus AKBP Burhanuddin saat dikonfirmasi, Selasa (12/1).

Burhanuddin membeberkan sebanyak 12 orang diketahui merupakan anak di bawah umur. Mereka seluruhnya berjenis kelamin perempuan.

Baca Juga  Kajati dan Sekdaprov Telah Laksnakan Vaksin Covid-19 Dosis ke Dua

Dari puluhan orang itu, sebanyak delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni SDQ, SE, GP, AM, MTW, FR, RND, dan SRL.

“Tersangka SDQ dibantu SE dan CP menawarkan jasa berhubungan intim tersebut lewat aplikasi MiChat,” tutur Burhanuddin.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 76 Juncto Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP dan atau Pasal 333 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(***)

sumber: CNN Indonesia