oleh

Penyidik Kejagung Kembali Periksa Para Saksi Dalam Perkara PT AMU dan PT Asabri

Medianesia.id, Tanjungpinang – Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali periksa Tiga orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam Pengelolaan Keuangan PT. Askrindo Mitra Utama (PT. AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020.

Adapun Saksi-saksi yang diperiksa, antara lain:
AWA selaku Mantan Direktur Utama PT. Askrindo,
FYP selaku Pemimpin Cabang PT. Askrindo Serang dan
INS selaku Mantan Direktur Utama PT. AMU.

“Ketiga saksi diperiksa penyidik untuk Tersangka WW, Tersangka FB, dan Tersangka AFS” jelas Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Rabu (80/12)

Sementara itu, penyidik juga periksa 5 orang saksi Dalam Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi oleh PT. ASABRI (Persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2012 s/d 2019.

Saksi-saksi yang diperiksa, antara lain:
IS selaku Pegawai PT. ASABRI (Persero), diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT. ASABRI (Persero) dengan Tersangka TT;
IS selaku Perwakilan Bursa Efek, diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT. ASABRI (Persero) dengan Tersangka TT;
HE selaku Pegawai PT. ASABRI (Persero), diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT. ASABRI (Persero) dengan Tersangka TT;
YA selaku Branch Manager Kacab Plaza Asia PT. Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk, diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT. ASABRI (Persero) dengan Tersangka TT;
WAS selaku Pengurus Ortus Holding, diperiksa terkait dengan saham SUGI.

“Untuk perkara Asabri ada 5 saksi yang diperiksa untuk tersangka TT yang saat ini sudah dilakukan penambahan” terangnya.

Dijelaskan Leonard, Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi di PT AMU dan PT Asabri.

“Untuk seluruh saksi ada 7 dalam Dua perkara” tutupnya. (yuli)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *