Pasutri Pengedar Uang Palsu di Tanjungpinang Dibekuk Polisi

Medianesia.id, Tanjungpinang – Sepasang suami istri (Pasutri) pembuat uang palsu (Upal) di bekuk unit reskrim Polsek Bestari, keduanya di tangkap atas laporan korban yang mana tersangk membeli 1 unit ponsel di salah satu konter di Tanjungpinang, Selasa (19/1/2021).

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando dalam konfrensi pers mengatakan, kedua pelaku di tangkap di sampung rumah sakit Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang.

Dijelaskan Fernando, kedua tersangka ini merupakan warga Tanjung Uban Kabupaten Bintan mereka mencetak upal tersebut di rumahnya dan mengedarkan di Tanjungpinang.

“Mereka mengedarkan dengan cara menyelipkan upal di antara uang asli dan membelika  hanpond” jelasnya

Kedua tersangka yakni YA (23) seorang mahasiswa dan istrinya B (23), ironisnya YA mengaku sebagai wartawan KPK di duga melakukan aksinya tersebut berbekal kartu pers yang di milikinya, bersyulur aksi sepasang pasutri ini berhasil di tangkap usai korban melakukan aksinya

Baca Juga  Ditpolairud Polda Kepri Amankan TKI Ilegal Pembawa Narkoba Sabu

“Saat ini baru satu korban, tersangka mencetak upal tersebut dengan menggunakan mesin printer dan tersangka juga mengakau merupakan wartawan dari media KPK” tambahnya.

Dari penangkapa  tersebut polisi amankan barang bukti diantaranya upal yang sudah di cetak sebanya 12 lembar pecahan 100 ribu, mesin printer, handpond dan kertas berwarna merah mudah, tinta dan sepeda motor.

“Tersangka di jerat Pasal 2 ayat 1 Tentang  mata uang Republik Indonesia dengan hukuman 15 tahun penjara,” tutupnya. (yuli-kon/iman)