Paska Gempa, Bengkulu Diguncang 5 Kali Gempa Susulan

Paska gempa tektonik Magnitudo (M=) 6,8 yang mengguncang Provinsi Bengkulu, hingga saat ini di provinsi berjuluk Bumi Rafflesia itu sudah diikuti sebanyak 3 kali gempa susulan, hingga pukul 06.15 WIB, Kamis (19/8/2020).

Gempa susulan pertama M 4,9 terjadi pada pukul 05.39 WIB, berada di episenter pada koordinat 4.47 Lintang Selatan (LS) dan 100.87 Bujur Timur (BT), di laut atau berjarak 183 kilometer (KM) Barat Laut, Pulau Enggano, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan kedalaman 10 km.

Sementara, gempa susulan kedua M 4,7, terjadi pada pukul 05.57 WIB, berada di episenter pada koordinat 4.35 Lintang Selatan (LS) dan 100.08 Bujur Timur (BT), di Barat Laut atau berjarak 160 kilometer (KM) Barat Daya Bengkulu Bengkulu Utara, dengan kedalaman 10 km.

Baca Juga  39.167 Pelaku Usaha Mikro Batam Terima Bantuan Rp2,4 juta dari Pemerintah Pusat

Ketiga, M 3.9, pada pukul 05.57 WIB, berada di episenter pada koordinat 3,6 Lintang Selatan (LS) dan 101.7 Bujur Timur (BT), di Barat Daya atau berjarak 58 kilometer (KM) Barat Daya Bengkulu Bengkulu Utara, dengan kedalaman 19 km.

Gempa keempat, M 3.8, terjadi pada pukul 06.10, berada di episenter pada koordinat 3.98 Lintang Selatan (LS) dan 101.46 Bujur Timur (BT), di Barat Daya atau berjarak 101 kilometer (KM) Barat Daya Kabupaten Bengkulu Utara, dengan kedalaman 10 km.

Dan gempa kelima, M 3.4, terjadi pada pukul 06.13 WIB, berada di episenter pada koordinat 3,5 Lintang Selatan (LS) dan 102.46 Bujur Timur (BT), di 22 Barat Daya Kabupaten Bengkulu Utara, dengan kedalaman 10 km.

Baca Juga  Empat Bulan Buron, Tersangka Korupsi Ini Tertangkap di Anambas

PMG Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Sabar Ardiansyah mengatakan, paska gempa M 6,8, gempa susulan sudah terjadi sebanyak 5 kali. Gempa itu berpusat di Pulau Enggano, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Bengkulu Utara.

“Hingga sekarang sudah terjadi 5 kali gempa susulan. Gempa susulan tidak berpotensi tsunami,” kata Sabar.

Sumber:okezone