Paparkan Inovasi Ini, Anambas ‘Dilirik’ Dewan Penguji dan Masuk 8 Besar di Paritrana Award 2021

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris
Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris

Medianesia.id, Anambas – Memiliki motivasi untuk memberikan perlindungan, sekaligus tidak pernah membeda-bedakan pekerja di bidang apapun dan dimanapun kepada masyarakatnya, memunculkan sebuah kesan hadirnya Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada warganya.

Hal inilah yang membekali Kabupaten Kepulauan Anambas masuk dalam 8 besar dari 540 Kabupaten/Kota dan Provinsi se-Indonesia dalam ajang seleksi Nasional Paritrana Award 2021 yang digelar di Hotel DoubleeTree, Jakarta pada Selasa (16/3/2021) siang.

Bahkan, Anambas tidak hanya mewakilik Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam ajang bergensi tersebut. Namun juga wewakili wilayah Sumatera Bagian Barat, Riau dan Kepri.

“Yang mendasari itu adalah, adanya kesungguhan dan keikhlasan dari Pemerintah Daerah beserta stakeholdernya untuk memberikan jaminan sosial kepada warganya yang masuk dalam kategori beresiko dan rentan dalam bekerja,” jelas Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris saat menghubungi IDNNews dan Medianesia Groups, Rabu (17/3/2021) pagi.

Baca Juga  Anggota DPRD Kepri: Air Baku dan Fasilitas Pengelolaannya Sama, Pelayanan PT Moya Lebih Turun dari ATB
Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris
Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris

Dimana pada momen tersebut, tambahnya, pihaknya memaparkan berbagai inovasi yang dilakukan demi memberikan nilai positif bagi masyarkatnya.

Diantaranya bagaimanav kedepannya mengupayakan masyarakat Kepulauan Anambas masuk dalam BPJS ketenagakerjaan. Mengingat, banyak manfaat dan keuntungan bagi masyarakat dalam mengikuti program ini.

Karena persoalan, umur dan kecelakaan tidak ada yang memprediksikan. “Akan tetapi, jika pemerintah daerah memberikan jaminan melalui BPJS ketenagakerjaaan insyaallah apapun yang terjadi kepada masyarakat maka itu dapat diatasi.

“Sehingga ada solusinya, baik itu ada pengobatan sampai dengan jika yang bersangkutan meninggal dunia. Selain itu, pada saat tua dan tidak lagi bekerja, maka dia bisa membiayai dirinya sendiri minimal maupun keluarganya,” terangnya.

Baca Juga  KB Bukopin Gunakan Teknologi yang Dikembangkan KB Kookmin

Sebagaimana diketahui, panitia nasional menilai bahwa Kabupaten Kepulauan Anambas layak dijadikan sebagai contoh dalam upaya memberikan perlindungan kepada pekerja. Khususnya para nelayan, tukang ojek, petani hingga penjaga ronda malam dan pegawai tidak tetap (PTT).

Berbagai inovasi pun dijabarkan oleh Abdul Haris dihadapan Dewan penguji diajang seleksi Nasional Paritrana Award 2021.

Paritrana Awards
Paritrana Awards

Diantaranya, menjadikan Progam Jaminan Hari Tua (JHT) bagi non-ASN, dari 2 program menjadi 3 program, membuat Peraturan Bupati (Perbub) tentang jaminan sosial, hingga mningkatkan carporage/perlindungan kepada masyarakat dari 60, 88 menjadi 95 persen di tahun 2021 atau 17.811 jiwa.

Dimana saat ini, tercatat sudah 60 sampai 88 persen atau 11.414 jiwa dari angkatan kerja sebanyak 18.749 orang.

Baca Juga  Tips Puasa bagi Perempuan Hamil dan Menyusui

“Semoga saja tahun 2021 ini kabupaten Anambas mendapat peringkat pertama di tingkat nasional ini,” jelasnya. (Iman Suryanto)