Nakhoda Tugboat Hilang di Perairan Senayang, Tim SAR Lakukan Pencarian

nakhoda tugboat hilang
Tim Rescue Unit Siaga SAR Lingga dikerahkan menuju lokasi nakhoda tugboat hilang di perairan Senayang, Lingga. Foto: Basarnas Tanjungpinang

Medianesia.id, Lingga – Seorang nakhoda kapal tugboat TB Trans Permata 5 dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut di Perairan Senayang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Korban diduga mengalami man overboard (MOB) pada Senin malam, 9 Februari 2026.

Korban diketahui bernama Padang Delli Setiyawan (41), yang menjabat sebagai nakhoda kapal tersebut. Hingga Selasa, 10 Februari 2026, tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Permudah Layanan Peserta, BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Andalkan Aplikasi JMO

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, pihaknya menerima laporan tersebut pada Selasa pagi pukul 08.25 WIB dari pihak PLP Tanjung Uban.

“Setelah menerima informasi, kami langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian sekitar pukul 08.45 WIB,” kata Fazzli.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada sekitar pukul 19.00 WIB, saat korban terakhir kali terlihat berada di dalam kabin kapal.

Baca juga: Pemko Batam Siapkan Pengamanan Imlek hingga Idulfitri 2026

Sekitar satu jam kemudian, kru kapal yang hendak melakukan pergantian jaga mencoba memanggil korban, namun tidak mendapat respons.

Kru kapal kemudian melakukan pencarian di seluruh area kapal. Namun hingga pencarian selesai dilakukan, korban tidak ditemukan.

Awak kapal pun menduga kuat korban terjatuh ke laut di sekitar Perairan Senayang, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Tanjungpinang.

Baca juga: Meski Sukses Jadi Tuan Rumah Piala Asia Futsal 2026, PSSI Tetap Kena Sanksi AFC

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Unit Siaga SAR Lingga yang terdiri dari lima personel langsung dikerahkan menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05.

Tim membawa perlengkapan pencarian lengkap, mulai dari alat komunikasi, peralatan medis (responder bag), hingga peralatan evakuasi.

“Hingga saat ini, pencarian masih terus dilakukan. Kami akan menyampaikan perkembangan selanjutnya,” pungkas Fazzli.(Ism)

Editor: Bp

Pos terkait