Muncul Potensi Varian Baru Virus Corona, Satgas Covid-19 Ingatkan Pemda

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo

Medianesia.id, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan, tentang potensi penyebaran strain atau varian baru virus corona B.1.1.7.

Doni menyebut penularan virus dapat terjadi melalui transportasi udara maupun Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Oleh karenanya, ia meminta pemerintah daerah melakukan antisipasi.

“Kita harus antisipasi,” kata Doni melalui keterangan tertulisnya.

Doni pun meminta Pemda segera membentuk Satgas Karantina dengan mengimplementasikan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 8 Tahun 2021, tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Covid-19.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo

Aturan itu penting, sebab, apabila tapal batas negara tak punya regulasi yang baik dalam pencegahan Covid-19, hal itu sama saja membiarkan kematian pasien terjadi lebih cepat dan banyak.

Baca Juga  WOW, Trans Studio Garden Bakal Hadir di Tanjungpinang

“Kalau kita membiarkan, maka yang meninggal lebih awal akan bertambah banyak,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu.

Doni juga menyampaikan rasa prihatin atas adanya mobilitas penduduk yang melalui lintas batas negara, tanpa menempuh ketentuan karantina dan dua kali swab.

Padahal, pada akhir Desember 2020 Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan agar warga yang masuk ke Indonesia dari luar negeri melakukan dua kali swab dan karantina. Aturan itu berlaku bagi WNI maupun WNA.

Doni memaparkan, ada 1.480 orang yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang dan didapatkan 687 orang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melalui karantina dan dua kali swab PCR. Padahal, sebelumnya mereka semua membawa dokumen bebas Covid-19 dari luar negeri.

Baca Juga  WOW, Trans Studio Garden Bakal Hadir di Tanjungpinang

Kedatangan luar negeri ini yang membuat saya prihatin,” kata Doni.

Berkaca dari fenomena tersebut, Doni meminta seluruh kementerian/lembaga dan TNI/Polri menjalankan program kekarantinaan dengan baik.

Sebab, seandainya yang terkonfirmasi positif Covid-19 dibiarkan begitu saja dan kembali ke rumah tanpa ada pemeriksaan dan karantina lanjutan, hal ini dapat berakibat fatal.

“Kalau pasukan kita dari TNI/Polri, Kementerian Kesehatan, Imigrasi dan semuanya tidak punya kepedulian kepada program ini, maka 687 orang yang pulang ke kampung, lantas ketemu keluarganya ada yang kelompok rentan, kemudian terpapar Covid-19 dan nggak ada fasilitas kesehatan, maka lewat,” ujarnya.

Doni mengingatkan, bahwa hingga hari ini belum ada satu pun negara yang terbebas dari pandemi Covid-19. Untuk itu, ia mewanti-wanti seluruh pemangku kebijakan tidak lengah.

Baca Juga  WOW, Trans Studio Garden Bakal Hadir di Tanjungpinang

“Kita jangan terlena, jangan lengah. Prestasi hari ini bukan berarti terus selamanya akan seperti itu,” kata dia. (kcm)