Mulai Besok, Calon Penumpang Bandara Hang Nadim Batam Wajib Bawa Dokumen Rapid Test Antigen-Swab

Pemeriksaan-Dokumen-Rapid-Test-Bandara-Hang-Nadim-Foto.Istimewa
Pemeriksaan-Dokumen-Rapid-Test-Bandara-Hang-Nadim-Foto.Istimewa

Medianesia.id, Batam – Pemerintah Pusat melalui Kemenkes serta Satga Gugus Tugas Covid-19, telah menerapkan kewajiban melampirkan rapid test antigen atau Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi masyarakat yang akan memasuki daerahnya.

Tercatat ada 6 daerah di Indonesia sudah menerapkan dan memberlakukan hal tersebut. Hal senada juga sudah mulai diberlakukan dari dan ke Bandara Hang Nadim Batam.

“Sebenarnya, berdasarkan surat edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 nomor 3 tahun 2020, diketahui pemberlakuannya terhitung tanggal 20 Desember 2020. Sehingga nantinya calon penumpang yang datang maupun yang akan berangkat melalui Bandara Hang Nadim Batam wajib membawa dokumen hasil test antigen berbasis Swab,” jelas Pelaksana tugas (Plt) General Manager BUBU Hang Nadim Batam, Benny Syahroni saat dihubungi, Senin (21/12/2020) pagi.

Baca Juga  39.167 Pelaku Usaha Mikro Batam Terima Bantuan Rp2,4 juta dari Pemerintah Pusat

Sehingga, tambahnya terhitung selasa (22/12/2020), calon penumpang yang akan bepergian sudah diwajibkan membawa dokumen rapid test antigen atau Polymerase Chain Reaction (PCR) dari Batam.

“Sebenarnya, hari ini sudah bisa diterapkan. Namun ada kelonggaran dari Tim Gugus Tugas Covid-19. Sehingga mulai diberlakukan besok (Selasa) diberlakukan wajib,” tegasnya.

Bandara Hang Nadim Batam (Foto/Istimewa)
Bandara Hang Nadim Batam (Foto/Istimewa)

Dan dokumen tersebut, tegasnya lagi, hanya berlaku untuk waktu 3×24 jam atau tiga hari. Dan bagi calon penumpang Bandara HAng Nadim Batam akan bisa melakukan pembuatan dokumen hasil test antigen berbasis Swab bisa dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara, RSBP dan sejumlah rumah sakit yang telah mengantongi izin.

“Tapi kita juga ada fasilitas pengecekan di Bandara Hang Nadim. Dan untuk harganya, sesuai dengan keputusan Kemenkes sekitar Rp 270 ribu atau Rp 275 ribu,” terangnya.

Baca Juga  Empat Bulan Buron, Tersangka Korupsi Ini Tertangkap di Anambas

Sebagaimana diketahui, Pemerintah melalui Kementrian Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan tarif pemeriksaan Rapid Test Antigen-Swab yang merupakan saah satu cara untuk mendeteksi adanya materi genetik atau protein spesifik dari Virus SARS CoV-2. (Iman Suryanto)