Menparekraf Sandiaga Puji Penerapan Prokes di Bandara Hang Nadim

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja di Batam pada Jumat (22/1/2021).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja di Batam pada Jumat (22/1/2021).

Medianesia.id, Batam – Wali Kota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau penerapan protokol kesehatan (prokes) di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (22/1/2021) pagi.

Menparekraf Sandiaga memuji penerapan prokes di bandara ini. Jika ada potensi pelanggaran prokes dan masyarakat yang kurang, petugas sigap mengingatkan.

“Prokes adalah kunci untuk bisa mengatasi Covid 19. Patuhi 3M, Memakai masker menjaga jarak juga mencuci tangan,” kata Sandiaga.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja di Batam pada Jumat (22/1/2021).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja di Batam pada Jumat (22/1/2021).

Menurutnya, prokes penting untuk dilaksanakan selain penangan lain yakni testing, tracing dan isolasi mandiri. Kini pemerintah juga tengah melakukan ikhtiar lain yakni vaksinasi. Di Hang Nadim, ia juga melihat langsung dan mendapat fasilitas e-HAC (Kartu Kewaspadaan Kesehatan).

Baca Juga  Gubernur Kepri Sebut Pembangunan Jembatan Babin Mampu Menjadi New Engine

“Tentu ini merupakan pelayanan yang baik dari bandara ini,” imbuh dia.

Setelah berbincang dengan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, ia mendapat laporan bahwa Covid-19 sudah mulai stabil dalam dua pekan terakhir. Ia berharap capaian ini terus di tingkatkan sehingga Covid-19 segera teratasi.

“Ini harus terus dijaga karena di nasional meningkat, tapi justru di Batam stabil dan menurun,” imbuhnya.

Walau demikian, ia meminta semua elemen tidak lengah. Dengan kata lain prokes tetap dilaksanakan. Sandiaga mengingatkan, akibat pandemi pariwisata Batam anjlok.

“Pandemi ini membuat banyak mobilitas terbatas. Pariwisata kita anjlok, termasuk di Batam dan untungnya terbantu industri,” pungkasnya.(Iman)