Korupsi ‘Cabik-cabik’ Kesejahteraan Rakyat, Gubernur Ansar Punya Program Khusus di Kepri

Medianesia.id, Tanjungpinang – Gubernur H. Ansar Ahmad menyambut baik program koordinasi, supervisi pencegahan korupsi yang diinisiasi oleh KPK.

Program yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2017 ini, di seluruh Pemerintah Daerah di Republik Indonesia karena hasilnya sudah dapat terlihat dengan semakin mudahnya masyarakat menerima pelayanan, semakin terbukanya pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang merupakan salah satu sumber terbesar terjadinya korupsi di Indonesia.

“Hasil yang diperoleh, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memang masih jauh dari sempurna. Capaian tahun 2020 atas indikator capaian Korsupgah hanya sebesar 75,29 persen,” jelas Ansar.

Capaian ini, tambahnya, menurun jika dibandingkan dengan capaian 2019 yaitu dengan capaian sebesar 89 persen. Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi pandemi sangat berpengaruh terhadap kinerja pendapatan daerah.

Baca Juga  Melayu Square Menjadi Lokasi Pertama Menerima Pembayaran Non Tunai

Gubernur Ansar juga menegaskan bahwa korupsi mampu merusak sendi-sendi bangsa, membuat cita-cita luhur pendiri bangsa sulit untuk diraih, kesejahteraan masyarakat terabaikan.

Oleh karenanya, pihaknya bersama Wakil Gubernur Kepulauan Riau, mempunyai misi yaitu “Pelaksanaan Tata Kelola Pemerintahan Yang Bersih, Terbuka dan Berorientasi Pelayanan”.