Kondisi Myanmar Semakin Memburuk Selepas Kudeta

kondisi Myanmar (foto/istimewa)
kondisi Myanmar (foto/istimewa)

Medianesia.id, Batam – Kondisi di Myanmar akibat gejolak sosial politik selepas kudeta pada 1 Februari semakin memburuk.

Aparat keamanan Myanmar dilaporkan membunuh 114 orang warga sipil dalam rangkaian

Insiden itu disebut sebagai peristiwa paling berdarah sejak kudeta 1 Februari berlangsung.

Dua bulan setelah kudeta, kondisi di negara tersebut semakin nampaknya semakin memburuk. Berikut fakta-fakta demo di Myanmar.

Aparat Myanmar tembaki warga sedang melayat

Aparat Myanmar dilaporkan menembaki para pelayat yang menghadiri persemayaman jenazah seorang pengunjuk rasa di Bago, dekat Yangon, pada Minggu (28/3) kemarin.

Insiden itu terjadi saat warga melayat jenazah seorang mahasiswa, Thae Maung Maung (20), yang menjadi korban dalam aksi menentang kudeta.

Baca Juga  Tips Puasa bagi Perempuan Hamil dan Menyusui

Sampai saat ini belum diketahui apakah ada korban meninggal dalam kejadian tersebut.