Ketua KONI Kepri Berharap ‘Muncul’ Atlet Berbakat di Olahraga Paralayang

Medianesia.id, Batam – Keindahan alam Kota Batam dari udara, kiranya menawarkan ragam pesona dan persepsi bagi siapa saja yang ingin menikmatinya.

Selain memunculkan nilai strategis Kepariwisataan, keindahan alam dari udara Kota Batam ini juga memunculkan sebuah gagasan untuk meramaikan olahraga Dirgantara. Yakni Paralayang dan Gantole.

Kiranya, kesan tersebut menyeruak pasca-Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Usep RS dan rombongan melihat dari dekat, venue Paralayang yang terletak di Bukit Gendang Sembulang, Pulau Rempang, Batam, Provinsi Kepri pada Jumat (26/3/2021) pagi.

Kondisi angin yang konstan plus pemandangan yang indah, membuat kawasan ini sangat cocok digunakan oleh Olahraga Paralayang.

Baca Juga  Sidak Pasar, Harga Kebutuhan Hidup di Batam Masih Stabil Jelang Ramadan

“Lokasinya sangat bagus dan kondisi anginnya pun konstan. Bisa dibilang lokasi lebih bagus dari daerah lainnya yang ada di Indonesia,” terang Komandan Pangkalan TNI UA Hang Nadim Letkol Penerbang Iwan Setiawan S.A.P saat menemani rombongan KONI Kepri menijau lokasi tersebut.

Selain itu, tambahnya, di lokasi yang memiliki ketinggian 700-an meter dari permukaan laut dan akan diberi nama ‘Bukit Raja Hang Nadim’ ini masuk dalam kategori ruang terbuka luas. Sehingga sangat cocok digunakan untuk olahraga dirgantara ini.

“Sudah pas dan cocok untuk Paralayang. Harapan kami, olahraga dan wisata Dirgantara ini bisa semakin menarik perhatian dan dapat perhatian dari semua pihak. Khususnya Pemerintah Daerah,” terangnya.

Baca Juga  WOW, Trans Studio Garden Bakal Hadir di Tanjungpinang

Sementara itu, Ketua KONi Kepri Usep RS menyambut baik adanya sarana olahraga Paralayang ini. Di lokasi Bukit Raja Hang Nadim ini, tegasnya, juga bisa dikembangkan sebagai olahraaga lainnya. Diantaranya gantole dan airmodling.

“Tempat ini sangat cocok bagi masyarakat pencinta olahraga Dirgantara ini. Harapan kedepannya adalah, bisa bermunculan atlet-atlet Paralayang di Batam maupun Provinsi Kepri,” jelasnya.

Untuk itu, tegasnya, diperlukan dukungan dari berbagai pihak sehingga lokasi ini bisa benar-benar representatif bagi masyarakat dan wisatawan baik lokal dan manca negara, seperti Singapura.

“Karena tidak ada tempat seperti ini, semoga akan meningkatkan pariwisata di Batam melalui Sport Tourism,” tegasnya.

Disisi lain, Adreas Bambang yang merupakan instruktur berlinsensi Internasional mengatakan daerah ini memang sangat ideal untuk pengembangan olahraga wisata paralayang.

Baca Juga  Jelang Ramadan, Tim Gabungan Razia Kafe Penjual Minuman Beralkohol

“Memang (paralayang) ini lebih ke olahraga wisata, tidak seperti olahraga pada umumnya. Bukit Raja Hang Nadim ini memiliki potensi,” tegasnya.

Dan yang perlu dilakukan kini adalah, keberlanjutan olahraga wisata ini. “Selain dukungan sarana dan prasarana, pelatihan untuk mencetak atlet paralayang dari Batam dan Kepri juga sangat diperlukan,” jelasnya.(***)