Investasi PMDN ke Kepri di 2020 Capai Rp14,25 Triliun

Medianesia.id, Batam – Di Pandemi Covid-19 saat ini, Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Triwulan IV 2020 tercatat mengalami peningkatan.

Hal ini seiring diberlakukannya pelonggaran pembatasan aktivitas sosial yang didukung optimisme terhadap pemulihan ekonomi. Sementara Investasi PMA masih tumbuh secara terbatas.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Perwakilan Kantor BI Kepri di Batam, Musni Hardi K Atmaja saat menjadi narasumber di Forum Ekonomi Kepri (FEKRI) Vol. 1 dengan tema “Sinergi Memperkuat Pemulihan Ekonomi Kepri yang digelar secara daring pada Selasa (23/3/2021) pagi.

Dimana Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) ke Kepri di tahun 2020 diketahui sebanyak Rp 14,25 Triliun. Sementara di sisi lain, investasi Penanaman Modal Asing (PMA) ke Kepri diketahui masih tumbuh secara terbatas. Dengan total PMA ke Kepri di tahun 2020 mencapai USD 1,65 miliar

Baca Juga  Jelang Ramadan, Tim Gabungan Razia Kafe Penjual Minuman Beralkohol

“Dari jumlah tersebut, PMA berdasarkan sektor diketahui USD 1,08 Juta yang bersumber dari Industri Karet dan Plastik. Kemudian USD 71,34 Juta berasal dari sektor Industri Logam dasar, Barang logam, bukan mesin dan peraltannya. Serta USD 25,87 Juta bersumber dari sektor Industri Mesin, Elektronik, Insstrumen Kedokteran, Peralatan listrik hingga Optik,” jelasnya.

Sementara pada PMDN diketahui bersumber dari Industri Kimia dan Farmasi Rp129,94 Miliar, Perumahan kawasan Industri dan Perkantoran sebesar Rp 1,02 triliun. Serta Perdagangan dan Reparasai sebanyak Rp430,849 Miliar.

Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, menyebutkan bahwa realisasi investasi di Indonesia pada triwulan III 2020 mencapai nilai Rp209 triliun.

Baca Juga  Sidak Pasar, Harga Kebutuhan Hidup di Batam Masih Stabil Jelang Ramadan

Jika diakumulasikan dengan total realisasi investasi di Indonesia per bulan Januari-September 2020, maka BKPM mencatat realisasi investasi di Indonesia sebesar Rp611,6 triliun.

Pencapaian ini disambut baik oleh pemerintah mengingat adanya geliat pertumbuhan ekonomi, dalam komponen penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA).

Bahlil juga mengungkapkan bahwa realisasi investasi di Indonesia triwulan III 2020 mengalami peningkatan sebesar 8,9% dibandingkan dengan realisasi investasi di triwulan II 2020 yang mencapai Rp191,9 triliun.

Fakta penting lainnya adalah realisasi investasi di Indonesia pada triwulan III 2020 juga mengalami peningkatan sebesar 1,6% dibandingkan realisasi investasi pada periode yang sama di tahun sebelumnya, tepatnya pada triwulan III tahun 2019 sebesar Rp205,7 triliun.(Iman Suryanto)