Industri Game Dibutuhkan untuk Perkembangan Ekonomi

Ilustrasi game Super Mario dimainkan dalam sebuah telepon seluler pintar (Shutterstock)
Ilustrasi game Super Mario dimainkan dalam sebuah telepon seluler pintar (Shutterstock)

Medianesia.id, Batam – Pemerintah bakal mengandalkan industri game dan e-sport jadi ladang perekonomian. Sebab, di masa pandemi, kinerja industri game dan e-sport justru meningkat.

Melansir laporan Global Market Games Reports 2020, Newzoo, perusahaan riset pasar dan konsultan bisnis gim dan E-Sports (olahraga elektronik), menyebut Indonesia menjadi salah satu negara terbesar pengguna game di pasar Asia Tenggara.

Newzoo mencatat, penghasilan industri game di Indonesia pada 2019 mencapai 1,1 miliar dollar AS dan menjadi pasar bisnis paling besar di Asia Tenggara.

Koordinator Business Matchmaking Direktorat Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika, Luat Sihombing meminta, masyarakat, khususnya generasi milenial dan generasi Z, berpartisipasi aktif dalam pertumbuhan industri game Dua generasi ini merupakan kalangan yang dominan memainkan game.

Baca Juga  Taba Iskandar: Batam itu 'Unik', Operator SPAM Harus Miliki Skill

Saat ini, populasi generasi Z di Indonesia sebanyak 67 juta jiwa, ditambah generasi milenial berjumlah 62 juta jiwa.

“Yang menjadi tantangan, kalau ingin menjadi pelaku industri (game), kita harus tahu game itu tidak hanya untuk entertain,” ujar Luat sebuah webinar, Senin (15/3/2021).