Heboh Soal Tarif Bea Masuk, Simak Daftar Barang Impor yang Bebas Bea Masuk

Medianesia.id, Batam – Bea masuk merupakan pungutan negara yang dikenakan terhadap barang yang diimpor ke Indonesia, berdasarkan Undang-Undang. Impor sendiri adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam daerah pabean Indonesia.

Barang yang masuk ke Indonesia akan melalui proses pemeriksaan selektif di Bea Cukai. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mempertimbangkan risiko yang terkait dengan barang impor tersebut.

Tarif bea masuk untuk setiap barang berbeda-beda. Berikut beberapa kategori barang yang dikenakan bea masuk:

  • Barang impor yang tarifnya diatur dalam perjanjian atau kesepakatan internasional.
  • Barang impor bawaan penumpang, awak sarana pengangkut, pelintas batas, atau barang kiriman melalui pos/jasa titipan.
  • Barang impor dari negara yang memperlakukan barang ekspor Indonesia secara diskriminatif.

Di sisi lain, terdapat beberapa kategori barang impor yang tidak dikenakan bea masuk. Berikut daftarnya:

  • Barang perwakilan negara asing dan pejabatnya di Indonesia (berdasarkan asas timbal balik).
  • Barang untuk badan internasional dan pejabatnya di Indonesia.
  • Buku ilmu pengetahuan.
  • Barang kiriman hadiah/hibah untuk ibadah, amal, sosial, kebudayaan, atau penanggulangan bencana alam.
  • Barang untuk museum, kebun binatang, dan tempat lain yang terbuka untuk umum, serta barang untuk konservasi alam.
  • Barang untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.
  • Barang khusus untuk kaum tunanetra dan penyandang cacat lainnya.
  • Persenjataan, amunisi, perlengkapan militer dan kepolisian, termasuk suku cadang, untuk keperluan pertahanan dan keamanan negara.