Gelar Semiar, Sekjen AJI Indo: Tahun 2020 ada 30an Responden 25 Diantaranya Jurnalis Perempuan Alami Kekerasan Seksual dari Narsum

semiar Sekjen AJI Indo

Medianesia.id, Tanjungpinang –  Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang menggelar seminar dengan Tema ‘Merawat Kebebasan Pers dan Kebebasan Berekpresi Ditengah Represi Pandemi’, Sabtu (03/04)

Acara yang digelar di depan Sekertariat AJI, jalan DI Panjaitan, Komplek Bintan Center Km. 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur pun menerapkan protokol kesehatan dengan jarak tempat duduk, dan wajib mengenakan masker. 

Dalam tema seminar, Ika selakh Sekjen AJI Indo menyampaikan, bahwa selama 2020, kasus kekerasan terhadap jurnalis naik. Ada sekitar 80an kasus dari berbagai daerah, mulai kekerasan fisik, itimidasi sampai kerusakan alat kerja. 

Sebab itu, lanjut Ika, pentingnya kesepakatan dan komitmen supaya kebebasan pers benar-benar nyata. Ini penting, sebab ada juga pejabat publik tidak memahami kerja jurnalis, dan ujungnya terjadilah kriminalisasi terhadap jurnalis. Padahal undang undang pers sudah terbit sejak lalu. Semua tau itu. 

kekerasan juga menimpa pada jurnalis perempuan pada 2020. Dari sekitar 30an responden, 25 diantaranya mengalami kekerasan seksual bahkan dari narasumber. 

semiar Sekjen AJI Indo

“Itu menandakan, bahwa dunia kerja terhadap jurnalis belum ramah terhadap perempuan,” jelasnya.