Empat Perusahaan Tertarik Ikuti Tender Pengelolaan Air Bersih di Batam

Ilustrasi Air bersih
Ilustrasi Air bersih

Medianesia.id, Batam – PT MOYA Indonesia merupakan Perusahaan Nasional yang bergerak dalam bidang pengelolaan air minum, telah ditetapkan oleh Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk melakukan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam di masa transisi 6 bulan kedepan terhitung 4 September 2020.

Untuk itu, BP Batam tengah mempersiapkan berbagai hal terkait kelanjutan pengelolaan air bersih di Batam melalui proses tender konsesi 25 atau 30 tahun mendatang.

“Mei 2021, pengelolaan air bersih di Batam oleh PT Moya Indonesia sudah akan berakhir. Untuk itu, saat ini kita tengah mempersiapkan proses lelang yang akan dimulai awal April 2021 mendatang,” jelas Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam, Binsar Tambunan sata dihubungi Medianesia, Senin (22/3/2021).

Baca Juga  Anggota DPRD Kepri: Air Baku dan Fasilitas Pengelolaannya Sama, Pelayanan PT Moya Lebih Turun dari ATB
Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam, Binsar Tambunan
Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam, Binsar Tambunan

Dan saat ini, tambahnya, BP Batam tengah melakukan Probity Audit oleh BPKP. Dimana Probity Audit merupakan kegiatan penilaian secara independen untuk memastikan bahwa proses pengadaan barang/jasa telah dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan prinsip integritas (integrity), kebenaran (uprightness), dan kejujuran (honesty) yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Pihaknya pun menegaskan, saat ini sudah ada 4 perusahaan yang ada di Indonesia yang sudah mengirimkan surat minatnya ke BP Batam dalam mengikuti tender pengelolaan air bersih di Batam.

“Saat ini sudah ada peserta lelang mengirimkan surat menyatakan minatnya. Ada 4 perusahan dalam negeri yang tertarik dalam konsesi pengelolaan air di Batam selama 25 atau 30 tahun. Tapi saat ini masih dalam tahap kajian oleh BPKP dan pendampingan Kejati,” jelasnya.

Baca Juga  Ajakan Menparekraf Sandiaga Uno untuk Kembali Nonton ke Bioskop
Ilustrasi Air bersih
Ilustrasi Air bersih

Ketika disinggung empat perusahaan tersebut, apakah ada ATB dan Moya. Dengan jelas pria berambut putih ini menyatakan bahwa tidak ada.

“Tidak ada dalam pembuatan surat menyatakan minat. Yang sudah mengirimkan surat menyatakan minat ke kita itu adalah ADARO, Menito, dan PJT (Perum Jasa Tirta). Setelah fix semua, akan kita proses di bulan April,” tutupnya. (Iman Suryanto)