oleh

Diperiksa Kasus Pemalsuan Surat Tanah, Hasan: Urusan Penahanan Kewenangan Penyidik

Medianesia.id, Bintan – Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, yang merupakan tersangka kasus pemalsuan surat lahan milik PT Expasindo Raya, memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres, Jumat (7/6).

Hasan tiba di Polres Bintan sekitar pukul 10.31 WIB dengan didampingi kuasa hukumnya, Hendi Devitra, dan supirnya. Setelah menjalani pemeriksaan selama dua jam, Hasan dan kuasa hukumnya keluar dari Ruangan Tipikor Satreskrim Polres Bintan sekitar pukul 12.30 WIB.

“Istirahat dulu, nanti lanjut. Shalat Jumat dan makan dulu, baru lanjut lagi,” ujar Hasan usai keluar ruangan pemeriksaan.

Hasan mengakui telah dicecar 8 pertanyaan oleh penyidik selama dua jam lebih, namun dia enggan menjelaskan poin-poin pertanyaan tersebut.

“Pertanyaannya sama aja sewaktu saya masih jadi saksi,” katanya.

Ketika ditanya apakah penyidik akan melakukan penahanan terhadapnya hari itu, Hasan mengaku tidak tahu. Dia mempersilakan awak media untuk menanyakan langsung kepada penyidik.

“Saya tidak tahu. Tanya ke penyidiklah karena masih proses dimintai keterangan. Belum lagi dilakukan pengambilan kesimpulan dan lainnya,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *