Dimomen Nyepi, 10 Napi Dapatkan Remisi dari Kemenkumham

Medianesia.id, Tanjungpinang – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau (Kepri) memberikan remisi untuk 10 narapidana beragama Hindu dimomen Nyepi 2021, pada Sabtu (13/3/2021).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepulauan Riau Husni Thamrin, melalui Kabid Divisi Pemasyrakatan Teguh, menjelaskan,  pemberian remisi pada Warga Binaan ini dilakukan berdasarkan undang-undang RI Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, keputusan Presiden RI Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi, PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Demikian juga rujukan peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 18 Tahun 2019 tentang, Perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat.

Baca Juga  WOW, Trans Studio Garden Bakal Hadir di Tanjungpinang

“Selain itu berdasarkan surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS.PK.01.05.05-40 tanggal 18 Januari 2021, dalam hal Pelaksanaan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Nyepi Tahun 2021 kepada Narapidana dan Anak Binaan,” jelasnya.

“Remisi khusus potongan masa tahanan mulai dari 1 sampai 2 bulan diberikan untuk 10 napi,” ucap Teguh.

Ia menyampaikan, remisi khusus Nyepi itu diberikan kepada Narapidana dan Lapas dan rutan di Kepri yang beragama Hindu dan telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, diantaranya harus berkelakuan baik atau tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana).

“Telah menjalani pidana minimal 6 bulan dan 3 bulan bagi anak, serta aktif mengikuti program pembinaan di Lapas atau Rutan,” jelasnya.

Baca Juga  Hadapi Situasi Kedaruratan, Karyawan ATB Dilatih Terampil Menghadapi Kebakaran

Adapun daftar jumlah Napi yang menerima remisi diantaranya:

  1. Rutan Kelas II A Batam sebanyak 1  orang.
  2. Lapas Kelas II A Batam sebanyak  5 orang.
  3. Lapas Kelas II A Narkotika Tanjungpinang 4 orang. (yuli-kon/iman)