Desa Belibak Anambas Masuk Dalam Tur Virtual 10 Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal

Desa Belibak, Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas
Desa Belibak, Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas

Medianesia.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) semakin serius mengembangkan potensi desa wisata di Indonesia. Desa wisata dinilai penting, karena dapat merespons ide-ide kreatif warga lokal sekaligus mendukung konsep wisata berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan secara gamblang oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Rabu (27/1/2021) dalam webinar bertajuk ‘Virtual Indonesia: Surga yang Tersembunyi’.

“Pengembangan desa wisata itu berbasis komunitas (community based) sehingga dapat menjadi jawaban atas tantangan wisata berkelanjutan. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga lokal,” ujarnya.

Sandiaga mengatakan, pihaknya telah menargetkan 224 desa untuk dikembangkan menjadi desa maju-mandiri dan tersertifikasi desa wisata berkelanjutan, sesuai dengan RPJMN 2020-2024 hingga tahun 2024 mendatang.

Baca Juga  Ruang Bupati dan Wakil Bupati Bintan Digeledah KPK

Dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI pada Selasa, 26 Januari 2021 lalu, Sandiaga juga menegaskan pihaknya akan mengembangkan desa wisata berbasis kerarifan lokal dengan standar internasional.

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno

“Kami akan menggunakan benchmark global untuk pengembangan desa wisata, berbasis kearifan lokal namun juga memenuhi standar internasional. Jadi stay local but global,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Kemenparekraf telah menggandeng Traval.co dan Caventer Indonesia untuk menggelar tur virtual yang bertajuk ‘Virtual Indonesia – Surga yang Tersembunyi’, dalam rangka memperkenalkan 10 desa wisata di Indonesia.

Tur virtual ini akan ditayangkan di YouTube Pesona Indonesia setiap Sabtu dan Minggu pukul 10 pagi WIB, sejak 30 Januari hingga 28 Februari 2021.

Baca Juga  Gubernur Kepri Sebut Pembangunan Jembatan Babin Mampu Menjadi New Engine

Tur virtual ini dapat diikuti secara daring dan gratis. Masyarakat juga dapat turut berpartisipasi memberikan donasi untuk membantu pembangunan desa dan kawasan wisata.

“Terobosan Kemenparekraf yang terbaru dalam memperkenalkan desa wisata adalah berkolaborasi dengan Traval.co dan Caventer. Bersama-sama kami akan melaksanakan tur virtual 10 desa dan kawasan wisata yang tersebar di seluruh Indonesia dari Indonesia barat hingga Indonesia timur. Kegiatan ini dinamakan Virtual Indonesia – Surga yang Tersembunyi,” ujar Sandiaga.