Dampak Kenaikan Avtur, Harga Tiket Pesawat RHF–Jakarta Naik hingga 40 Persen

harga tiket naik
Arus penumpang di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Foto: Mhd/Medianesia

Medianesia, Tanjungpinang – Harga tiket pesawat rute Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang menuju Jakarta mengalami kenaikan signifikan.

Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya harga bahan bakar avtur yang disebut mencapai hingga 70 persen.

Baca juga: Menkeu Purbaya Sebut Proyeksi Bank Dunia Tidak Tepat, Apa Alasannya?

General Manager PT Angkasa Pura Bandara RHF Tanjungpinang, Mohammad Setiadi Dermawan Wakan, menyebutkan kenaikan harga tiket saat ini berkisar hingga 40 persen.

“Untuk Batik Air naik sekitar Rp400 ribu per tiket, sementara Citilink naik antara Rp350 ribu hingga Rp380 ribu,” ujar Wakan, Kamis, 9 April 2026.

Saat ini, harga tiket Citilink rute Tanjungpinang–Jakarta berada di kisaran Rp1,7 juta. Sementara Batik Air mencapai Rp1,8 juta hingga Rp2,3 juta per tiket.

Baca juga: Kabar Kenaikan BBM per 1 April, Warga Tanjungpinang Cemas Pertalite Ikut Naik

Meski demikian, untuk penerbangan antar pulau seperti yang dilayani maskapai Susi Air, kenaikan tarif belum terjadi. Pihak bandara masih menunggu keputusan resmi dari maskapai tersebut.

“Kemungkinan ada penyesuaian, tetapi besarannya belum diketahui karena Susi Air masih mendapat subsidi pemerintah,” jelasnya.

Dari sisi jumlah penumpang, Wakan menilai belum terlihat dampak signifikan akibat kenaikan harga tiket. Hal ini karena sebagian besar penumpang telah memesan tiket jauh hari sebelumnya.

Baca juga: Kinerja Pemko Batam Moncer, Investasi Tembus Rp69,3 Triliun

Namun, dampak paling terasa justru terjadi pada sektor kargo. Tingginya biaya angkut membuat volume pengiriman barang melalui udara mengalami penurunan drastis.

“Untuk kargo sudah terlihat penurunannya, bahkan lebih dari 50 persen. Biasanya bisa mencapai 30 ton, sekarang turun cukup tajam,” ungkapnya.(Mhd)

Baca juga: Matahari Department Store Berubah Jadi MDS Retailing, Simak Fakta di Baliknya

Editor: Brp

Pos terkait