Cokelat Sudah Jamuran Ternyata Aman Untuk Dimakan, Lho!

Medianesia.id, Batam – Tak sedikit orang lupa sedang menyimpan makanan di kulkas hingga tak sadar telah melewati tanggal kedaluwarsa. Namun hal itu tidak berlaku pada cokelat. Cokelat murni sebenarnya tidak memiliki batas kedaluwarsa.

Sekalipun permukaan cokelat telah nampak memutih, atau dianggap sebagai cokelat bulukan, kondisi itu bukan berarti cokelat telah kedaluwarsa.

“Apa yang biasa disebut cokelat bulukan itu sebenarnya bukan bulukan (dalam arti sebenarnya). Kalau dia lama disimpan, ada fat-fat (lemak)-nya yang keluar sehingga menjadi berwarna putih,” kata pemilik bisnis Dapur Cokelat Oki Dewanto

Menurutnya, jika cokelat kembali dipanaskan, maka permukaan putih itu akan hilang, sehingga cokelat aman dimakan. Hanya saja, sebagai produsen cokelat, ada aturan yang harus diikuti sehingga mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada produk.

Baca Juga  39.167 Pelaku Usaha Mikro Batam Terima Bantuan Rp2,4 juta dari Pemerintah Pusat
Foto/Istimewa

“Kalau produsen memang selalu memberikan batasan expired karena ada aturan yang harus diikuti. Cuma kalau punya cokelat sudah setahun, dua tahun, lupa dimakan, nggak apa-apa, makan aja,” katanya.

Namun berbeda jika cokelat telah dicampurkan dengan bahan lain seperti kacang, keju, ataupun mentega. Menurut Oki, campuran produk-produk itu yang bisa membuat cokelat jadi kedaluwarsa.

“Mungkin bisa saja kacangnya tengik, butter tengik. Tapi kalau cokelat saja itu relatif tidak ada expired. Kalau ada putih-putih itu kita sebut dengan fat bloom,” ujarnya.(***)

Sumber: Suara.com