Bunda tak perlu Khawatir, Ini Prosedur Persalinan di Era New Normal

Medianesia.id, gaya hidup – Buat para ibu hamil (bumil) yang sedang menantikan kelahiran calon buah hati, pasti terbesit rasa cemas dan takut. Pasalnya, kehamilan mereka bersamaan saat virus corona belum juga pergi.

Namun, bunda tak perlu khawatir karena pihak rumah sakit telah menerapkan prosedur kelahiran di era new normal. Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Eric Kasmara Sp.OG mengatakan, rumah sakit tempatnya bekerja juga sudah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk ibu yang akan melahirkan di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kami akan melakukan pemisahan antara pengunjung atau pasien yang bergejala suspek infeksi Covid-19 dan yang tidak,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Eric, pihak rumah sakit tempatnya bekerja juga akan melakukan protokol screening sebelum proses persalinan. Para dokter dan perawat juga selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Baca Juga  Ikatan Dokter Indonesia (IDI): Herd Immunity Baru Terbentuk 2023

“Jadi setiap pasien yang masuk akan dilakukan protokol screening sebelum dilanjutkan ke proses persalinan. Tak usah khawatir bersentuhan, karena dokter dan perawat juga sudah mengenakan APD,” sambungnya.

Di tempatnya bekerja, kamar bersalin, ruang perawatan ibu, serta kamar bayi berada di lantai 7. Lantai 7 dikhususkan hanya untuk pasien persalinan, bukan pasien umum.

Selain dipisah, ruang operasi, dan area umum lainnya juga dibersihkan dengan desinfektan secara berkala. Hal ini dilakukan guna memastikan area rumah sakit selalu steril.

“Di rumah sakit tempat saya praktek, tempat bersalin dipisah secara tersendiri di lantai 7. Jadi tidak dicampur dengan pasien yang memiliki penyakit lain. Selain itu area rumah sakit juga disinfeksi secara berkala,” jelasnya.

Baca Juga  Berprestasi Butuh Pijakan, Simak 7 Langkah Berikut untuk Karir Jangka Panjang Kamu

Demi keamanan bersama, Eric mengatakan, pihak rumah sakit akan memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung untuk pasien bersalin.

“Kami juga melakukan pembatasan pengunjung untuk menjenguk pasien bersalin. Hal ini dilakukan agar pasien tidak terlalu banyak berinteraksi dengan orang lain,” pungkasnya.

Sumber:okezone