Benarkah Pelajar SMPN 17 Tanjungpinang Terima MBG Basi?

MBG basi
SMP Negeri 17 Tanjungpinang. Foto: Lintaskepri

Medianesia.id, Tanjungpinang – Dugaan makanan bergizi gratis (MBG) dalam kondisi basi diterima pelajar SMP Negeri 17 Tanjungpinang, Kepulauan Riau, viral di media sosial.

Informasi tersebut memicu perhatian publik setelah diunggah oleh akun anonim di grup Facebook Info Tanjungpinang.

Dalam unggahan tersebut, akun anonim meminta pihak sekolah tidak menutup-nutupi dugaan adanya MBG basi yang diterima siswa. Postingan itu pun menuai beragam komentar dari warganet.

Saat ditemui awak media, Kepala SMP Negeri 17 Tanjungpinang, Dewi Untari, enggan memberikan penjelasan rinci terkait isu tersebut.

Baca juga: Korban Pengeroyokan Tak Puas Tuntutan 4 Bulan Penjara, Pertanyakan Sikap JPU

Ia juga tidak membenarkan maupun membantah soal kabar penghentian sementara pendistribusian MBG di sekolah yang berlokasi di Jalan Handjoyo Putro itu.

“Masalah sudah diserahkan ke Babinsa Batu 9, langsung saja ke beliau,” ujar Dewi, Rabu, 11 Februari 2026.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, membenarkan ada penghentian distribusi MBG ke SMPN 17 sejak Kamis pekan lalu.

Tangkapan layar unggahan akun anonim di grup facebook Infopinang yang meminta pihak sekolah tidak menutup-nutupi dugaan adanya MBG basi yang diterima siswa. Postingan itu pun menuai beragam komentar dari warganet.

Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab penghentian tersebut.

Baca juga: Pemko Batam Canangkan Gema Batam ASRI, Libatkan Ribuan Peserta Gotong Royong

“SPPG-nya sudah diganti, jadi langsung proses pemindahan dapur,” kata Novi.

Menurutnya, penghentian distribusi berkaitan dengan pergantian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menangani penyediaan makanan, sehingga dilakukan proses transisi dapur produksi.

Novi juga memastikan, jika ditemukan makanan tidak layak konsumsi, pihak sekolah tidak akan menutupinya dan akan langsung melaporkan kepada dinas terkait.

“Makanan basi tidak ada yang dikonsumsi oleh anak-anak,” tegasnya.

Baca juga: HUT KPLP ke-53, PPLP Tanjung Uban Gelar Khitanan Massal dan Bansos di Dompak

Terpisah, Kepala Kantor Pelayanan Pangan Gizi (KPPG) Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri, Syarti Widya, mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan MBG basi di SMPN 17 Tanjungpinang.

“Tidak ada kasus dan tidak sampai ke saya laporannya,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPPG terkait dugaan tersebut.(Mhd)

Editor: Brp

Pos terkait