Medianesia, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meninjau sejumlah proyek penataan taman dan pembangunan infrastruktur pada hari pertama masuk kerja setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026).
Peninjauan ini untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta mendukung upaya Pemerintah Kota Batam dalam meningkatkan kualitas tata kota.
Baca juga: Pemko Batam Biayai Iuran Jaminan Sosial untuk 10.285 Pekerja Rentan, Ini Rinciannya
Meskipun terdapat kebijakan Work From Anywhere (WFA), Amsakar tetap turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pekerjaan yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
“Di hari pertama pasca Lebaran ini, saya ingin memastikan bahwa pekerjaan yang kita lakukan benar-benar menunjukkan perkembangan yang nyata di lapangan,” ujarnya.
Baca juga: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Peningkatan Kualitas Data di Batam
Peninjauan dimulai di kawasan taman sekitar Bandara Hang Nadim. Pada lokasi ini, ia melihat kondisi tanaman yang terdampak cuaca panas dan meminta dinas terkait melakukan penanganan agar fungsi estetika taman tetap terjaga.
Selanjutnya, peninjauan dilakukan di kawasan Batam Centre, tepatnya pada proyek pembangunan box culvert.
Baca juga: Kembali Bekerja, ASN Batam Jalankan Skema Work From Anywhere
Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk meningkatkan sistem drainase dan mengurangi potensi genangan air di kawasan perkotaan.
Rombongan kemudian menuju Simpang Pollux, lokasi rencana pembangunan empat taman baru.
Baca juga: Riding Bareng, Pemko Batam Temukan Sejumlah Titik Jalan Perlu Perbaikan
Saat ini, dua taman telah selesai dibangun, sementara sisanya masih dalam proses pengerjaan.
Di Simpang Kepri Mall, Amsakar meninjau pembangunan kolam retensi yang diharapkan dapat membantu pengendalian banjir, khususnya saat curah hujan tinggi.
Peninjauan juga dilakukan di kawasan Flyover Laluan Madani. Di lokasi ini direncanakan pelebaran tiga ruas jalan guna mengurangi kepadatan lalu lintas, terutama pada jalur Sekupang menuju Batam Centre.
Baca juga: Menhan Sjafrie Resmikan Masjid Baru di Batam, Ada Donasi Rp100 Juta dari Pemkot
Wali Kota juga meninjau DAM Sei Ladi, instalasi pengolahan air berkapasitas 50 liter per detik yang dibangun untuk memperkuat pasokan air bersih di wilayah Batu Ampar, Nagoya, Tanjung Uma, hingga Bengkong.
Pemerintah Kota Batam menilai langkah ini sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembangunan kota sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait infrastruktur dan layanan air bersih.
Baca juga: Penerima Bansos Lansia di Batam Naik Jadi 4.000 Orang
“Alhamdulillah, seluruh tim bekerja dengan baik. Kami optimistis Batam akan terus berbenah menjadi kota yang lebih tertata, indah, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Amsakar.(*)
Baca juga: Pemko Batam Canangkan Gema Batam ASRI, Libatkan Ribuan Peserta Gotong Royong
Editor: Brp





